Filsafat Islam

  • Home
  • Download
  • Tentang Website Ini
RSS

Bulan Maulid telah tiba …

Posted on January 24, 2012 by admin
No comments

Ya Nabi Salam ‘ alaika …

Yaa Rasul Salam ‘alaika …

Ya Habib Salam ‘alaika …

Shalawatullah ‘alaika …

Bulan Maulid telah tiba, 1485 tahun (Qomariah) yang lalu (sekitar 1441 tahun Syamsyiah yang lalu), telah lahir pada bulan Maulid, Kekasih Allah Khatamin Nabiyyin Muhammad Ibni ‘Abdillah SAWW.

Hari-hari bahagia telah tiba !!!

Duhai Tuhan, Muhammad dan Keluarga Muhammad, jadikan bulan ini bulan yang penuh kebahagiaan bagi kami; keluarga kami dan kaum mukminin dan mukminat. Bihaqqi Muhammadin wa aalih …

Categories: Beranda

Al-’Adalah for Teens: Pengertian (1): Keadilan Ilahi

Posted on January 15, 2012 by admin
No comments

Keadilan dalam maknanya yang terluas adalah meletakkan setiap hal pada tempatnya yang tepat.

Makna Ilahiah Keadilan adalah layak bagi Wajib al-Wujud bahwa Ia adalah khayrun mahdhun (Kebaikan Murni) dan sungguh Ia adalah Mahapemurah, Mahapengasih, Mahamemelihara. Seluruh Kesempurnaan Sifat-SifatNya , dilihat dari satu sisi, berakar pada Keadilan. Hal ini adalah karena adalah hal yang tepat dan selayaknya bagi Wajib al-Wujud yang Mahakaya dan Mahaindependen lagi Mahabajik, untuk Pemurah, Pengasih dan Memelihara segenap semesta. Betapa layak bagi Yang Mahakaya untuk mengasihi semesta wujudat al-imkaniyyah (keberadaan-keberadan yang mungkin), yang secara hakiki miskin, cacat dan membutuhkan.

Keadilan Tuhan terhadap ciptaannya bermakna bahwa Tuhan pasti mengkaruniakan kepada setiap makhluk apa yang patut baginya dan berguna baginya. KeadilanNya tidak pernah terlepas dari KemahabijakanNya, yakni, Ia menciptakan sekalian makhluk dengan maksud dan tujuan yang pasti. Kebijaksanaan Ilahi memestikan kemajuan makhluk-makhluk hidup ke arah tujuan dan kesempurnaan eksistensialnya.

Prinsip hidayah universal adalah manifestasi KeadilanNya juga, yakni adalah sepatutnya bagi Ia memberi petunjuk bagi seluruh ciptaanNya untuk menuju kesempurnaan dan kebaikannya masing-masing. Pengutusan para nabi, rasul dan penunjukan para imam untuk membimbing dan menunjuki dan membimbing manusia dan semesta serta memastikan bahwa mereka bertransformasi menuju kesempurnaannya, adalah realitas dari prinsip hidayah universal. Oleh karena itu prinsip nubuwwah, risalah dan imamah adalah juga manifestasi dari KeadilanNya.

Realitas kehidupan kembali dan kebangkitan jiwa manusia setelah kematiannya juga adalah manifestasi dari KeadilanNya.

Oleh karena itu, tidak salah bila Keadilan menjadi prinsip fundamental yang menghubungkan antara Tuhan Yang Maha Pemurah dengan ciptaannya.

Maha Suci Ia Yang Mahaadil lagi Mahapemurah! Jauh Ia dari seluruh kezaliman. Sungguh , Dia-lah yang selalu melakukan yang patut bagi Keagungan dan KepemurahanNya, yakni yang terbaik bagi semesta ciptaannya.

Categories: Al-'Adalah

Selamat Idul Adha 1432 H

Posted on November 6, 2011 by admin
No comments

(1) Wa antal ladzi ta’arrafta ilayya fii kulli syai’in fa roaituka zhaahiran fii kulli syai’in,

(2) Wa antazh zhaahiru li kulli syai’ Yaa man istawaa bi rahmaniyyatihi, Fa shoorol ‘arsyu ghoiban fii dzaatihi,

(3) Mahaqtal aatsaar bil aatsaar, Wa mahautal aghyaar bi muhiithooti aflaakil anwaar,

(4) Yaa man ihtajaba fii suroodiqooti’ arsyihi ‘an an tudrikahul abshoor,

(5) Yaa man tajalla bi kamali bahaa ‘ihi’; Fatahaqqat ‘azhamatuhul minal istiwaa’;

(6) Kaifa takhfa waantazh zhoohiru Am kaifa taghiibu wa antar roqiibul haadhir

(7) Innaka ‘ala kulli syai’in qodiir Walhamdulillahi wahdah;

* * *

(1) Dan Engkau lah Yang Mengenalkan Dirimu padaku dalam segala sesuatu, Maka aku melihatMu Tampak dalam segala sesuatu (Penggalan dari Dua Sayyidusy-Syuhada ‘as di Padang ‘Arafah yang diriwayatkan Sayyid Ibn Thawus r’a)

(2) Dan Engkau  (Maha) Tampak bagi segala sesuatu, Wahai Yang Bersemayam dengan KeMahakasihanNya, Maka Arsyi tenggelam dalam ZatNya (Penggalan dari Dua Sayyidusy-Syuhada ‘as di Padang ‘Arafah yang diriwayatkan Sayyid Ibn Thawus r’a)

(3) Kau hilangkan jejak-jejak (eksistensi) dengan jejak-jejak (eksistensi); Dan Kau Hapuskan semua yang lain (selainMu) dengan liputan horizon Cahaya-Cahaya;

(4) Wahai Ia yang Menyembunyikan Diri di baliknya ‘ArsyiNya sehingga tidak tersentuh oleh segala pandangan,

(5)Wahai yang bertajalli dengan Kesempurnaan KeindahanNya Sehingga KeagunganNya menjadi nyata dari seluruh persemayaman

(6) Bagaimana mungkin Engkau tersembunyi sedangkan Engkau (Maha) Tampak ? Atau bagaimana mungkin Engkau gaib sedangkan Engkau yang Maha Mengawasi dan (Maha) Hadir ?

(7) Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu Dan segala puji bagi Allah semata.

-selamat Idul Adha 1432 H-


Categories: Beranda
Previous Entries



  • Pages

    • Download
    • Tentang Website Ini
  • Categories

    • Al-'Adalah
    • Beranda
    • Keadilan Ilahi dan Al-Mahdi
    • Mengenal Kenabian
    • Mengenal Tuhan
  • Archives

  • Recent Comments

    • Danil Zhoppenk on Antara Cinta, Iman dan Akal
    • Anugra Wijayanto on Bukti 1 : Mengenal Tuhan
    • Anugra Wijayanto on Prophethood for Teens, Bukti (11c): Mukjizat Rasulullah saw.
    • Mukjizat Muhammad « helmisyah on Prophethood for Teens, Bukti (11c): Mukjizat Rasulullah saw.
    • NJ internet marketing on Keteraturan Sebagai Bukti Keberadaan Tuhan
© Filsafat Islam. Proudly Powered by WordPress | Nest Theme by YChong