Prophethood for Teens, Bukti (7): Ketidakmampuan manusia untuk mencapai pengetahuan tentang jiwa tanpa melalui iluminasi dari Misykat Kenabian

March 1, 2010
By admin

“Ketahuilah bahwa pengetahuan batin tentang jiwa adalah salah satu pengetahuan yang teramat sulit. Hasil yang dicapai oleh para filsuf dengan segenap kekuatan pikiran mereka di sinitelah benar-benar terlalaikan, walaupun mereka meneliti masalah ini teramat lama. Karena ilmu ini hanya dapat diperoleh melalui iluminasi dari Misykat Kenabian, melalui mengikuti pelita Kitab dan Hadits yang telah turun bagi kita di dalam Jalan Para Imam, pemimpin petunjuk dan kesucian, dari asal muasal mereka yakni Penutup Para Nabi – moga keberkahan terbesar dan doa-doa dari mereka yang berdoa tercurah atas ia dan atas para nabi dan rasul-rasul yang lain. ”[1]

Karena pengetahuan tentang jiwa manusia adalah kunci kebahagiaannya dan kunci keberhasilan manusia dalam mencapai kesempurnaannya, maka tidak mungkin manusia tidak dianugerahi oleh Yang Maha Pemurah, jalan untuk memperoleh pengetahuan yang benar tentang jiwa dan perjalanan jiwa menuju kesempurnaan.

Jalan ini tidak lain adalah Misykat kenabian. Para nabi dan kekasihNya memiliki pengetahuan atas jiwa manusia yang terbebas dari kesalahan sebagai wujud Karunia dariNya.

Bukti 7

“ (Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhaiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. ” (QS 72 (AL-JINN):26-27)

* * *

[1] Mulla Shadra, Kearifan Puncak, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, Cetakan II, Januari 2004, pp. 179

Leave a Reply

Arsip