POHON EKSISTENSI IBNU ‘ARABI (Bagian 1)
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Allah membuat perumpamaan tentang perkataan yang baik sebagai sebuah pohon yang baik, yang akarnya kokoh dan dahan-dahannya menjulang tinggi? (Q.S. Ibrahim, 24)
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Yang Tunggal dan Hanya Tunggal dalam Hakikat-Nya serta unik dalam Sifat-sifat-Nya. Maha Suci Dia yang Rahmat-Nya meliputi semua, yang menyebar ke semua arah. Kemurnian-Nya bebas dan bersih dari segala sesuatu yang dapat dilihat dan dibayangkan.
Dia bergerak ke tempat-tempat yang tak terbatasi oleh enam penjuru. Dia melakukan apa yang Dia lakukan tanpa bertindak atau berbuat. Dia melihat segala sesuatu tanpa memandang.
Dia sangat jauh diatas makna dari segala sesuatu ini.
Keunikan-Nya tidak memperkenankan apa pun menyerupai Dia, dan juga tak ada apapun yang bisa memiliki atau melekatkan dirinya pada Nya. Kekuasaan-Nya selalu mencapai tujuannya dan tak pernah sia-sia.
Kehendak-Nya yang mendominasi semua tidaklah memiliki kesamaan dengan hasrat-hasrat rendah sifat manusia, juga Kehendak-Nya senantiasa tidak akan berubah dengan kehendak makhluk-Nya; demikian juga tidak akan menjadi lawan terhadap permohonan makhluk-Nya. Sifat-sifat Ilahiah-Nya, yang Dia manifestasikan pada makhluk-Nya, tidak bertambah atau berkurang ketika dibagi diantara mereka, karena segala Sifat-Nya tidak lain adalah tunggal.
Dia adalah sebab segala sesuatu. Dan ketika Dia berkehendak sesuatu terjadi, semua yang Dia perlu lakukan adalah berkata kun (Jadilah !), maka terjadilah semua yang ada. Semua yang maujud lahir dari makna rahasia terdalam yang tersembunyi dari kata KUN ini. Bahkan semua yang tersembunyi dari mata dan pikiran adalah tidak lain kecuali hasil dari suara misterius ini.
Sebagaimana Allah Ta’alaa berfirman :
Ketika Kami menghendaki sesuatu terjadi, Kami hanyalah berkata kun, maka jadilah ia. (Q.S An-Nahl, 40)
Bersambung ke bagian 2
* *
Dari buku The Tree of Being (Shajarat al-Kawn) An Orde to the Perfect Man karangan Ibn’ Arabi. Diterjemahkan oleh AAUWABDDAM (Ayatullah Al Uzma Wa’Arif Billah Deddy Djuniardi Antafani Masyhadi).
Assalamualaikum..Pak, saya mengucapkan banyak terima kasih pada anda. Karena buku anda yang sangat inspiratif saya bisa sampa seperti saat ini.
Hal ini berawal dari Saudara laki2 saya..ketika dia kelas tiga sma..entah dari mana(mungkin dari mentor nya saat dia mengikuti kursus untuk persiapan spmb) dia mendapat buku yang saya lupa judulnya, tapi intinya tentang persiapan UMPTN terbitan Remaja Rosdakarya dan anda sebagai penulisnya. Buku itu sangat inspiratif bagi saya dan mungkin juga bagi saudara saya. dalam buku itu anda menuliskan bagaimana kita harus fokus terhadap sesuatu(dengan ungkapan sinar laser), menggunakan strategi Tsun zu dalam menghadapi UMPTN, ungkapan UMPTN bukan akhir segalanya(It is not how to win the battle, but how to win the War). Dari buku itu saya dan saudara saya termotivasi u/ dapat fokus pada yang kami cita2kan, menerapkan strategi berperang jika benar yakin menang(Tsun Zu), dan how to win the war(masa depan dengan UMPTN salah satu fase masa depan). saudara laki2 saya Allhamdulillah lulus UMPTN di Sriwijaya dengan Teknik Kimia walaupun itu bukan pilihan utamanya tapi skali lagi dia tetep fokus dengan apa yang dicitatakannya u/ masa depan, dan Alhamdulillah dia sekarang sudah bekerja di Salah satu perusahaan Oil Service Company. Sedangkan saya yang kebetulan saat itu dua tahun dibawah saudara laki2 saya, tertarik dengan buku yang anda tulis tersebut. selama dua taun saya membaca berulang2 sampai akhirnya saya SPMB. saya mengikuti apa yang ada di dalam buku anda, dn alhamdulillah saya bisa kuliah di UGM ilmu komputer, dan sekarang tepat lulus 4 tahun, dan langsung kerja dan sekarang dinas di malaysia. Saya sangat berterima kasih pada anda atas tulisan nya. Semoga dengan itu dapat menjadi amal bagi anda dan bermanfaat bagi semua pembaca nya. Wasalam
ass wr wb
bagus sekali tulisannya. mohon kiranya dapat diinformasikan lebih lanjut siapa Ayatullah Al Uzma Wa’Arif Billah Deddy Djunaidi Antafani Masyhadi dan karya-karyanya. Dapatkah saya mendapatkan contact/e-mail beliau?
terima kasih.
andai ada kajiannya