TAUHID : BUKTI (4)

Dengan merujuk pada pembahasan terdahulu, muncullah pertanyaan ini: Jika seluruh alam semesta dan setiap bagiannya, dari atom sampai galaksi dan dari mineral sampai manusia, merupakan tanda-tanda jelas yang menunjukkan Kearifan, Kekuasaan, Berkehendak, Keesaan, Pengasih, dan sifat-sifat lain Pencipta alam semesta, apakah tidak berarti bahwa alam semesta ini juga merupakan suatu bukti yang jelas dan tidak terbantahkan tentang eksistensi Pencipta itu sendiri?

Jawaban atas pertanyaan ini positif; yaitu, ya. [1]

Allah tabaroka wa ta’aalaa berfirman:

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ [٤١:٥٣]

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka ayat-ayat Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup bahwa sesungguhnya Dia Menyaksikan segala sesuatu?” (QS 41 (FUSHSHILAT):53)

[1] Kesangat-teraturan semesta dari tingkat ribuan partikel subatomik hingga galaxy, dan dari tingkat benda-benda mineral dan benda-benda “tak bernyawa” hingga makhluk-makhluk hidup yang kompleks, serta dari aspek terdalam kehidupan individual hingga aspek terluar kehidupan dan interaksi sosial merupakan jejak-jejak eksistensi Kearifan dan Kekuatan Maha Bijak yang meliputi semesta. Kearifan Agung ini tidak lain adalah Tuhan Yang Maha Meliputi segala sesuatu dengan Kesempurnaan KehendakNya.