Cantiknya Wujud : Keindahan Nan Maha Indah (1)

sebagaimana padi adalah bukti bijibijian, pula kekupu adalah bukti kepompong
duhai Saki, sebagaimana arak adalah bukti e-angguran, pula mabuk adalah bukti kepayang
demikian pula Pengingat, sang dzaakir, adalah bukti akan yang diingat
dan IndahNya, lukisan alam mayapada, adalah bukti akan KeindahanNya

Cantiknya wujud adalah lautan keindahan tiada tara yang dilihat oleh hamba-hamba yang tenggelam dalam samudera IngatanNya akan diriNya sendiri. Maka, jelas dalam jiwa-jiwa mereka adalah nyanyian merdu alastu birobbikum. Apa yang mereka lihat? Samudera dalam sekendi air, bahkan segenap kehidupan dalam setetes air. Mentari dalam rembulan, bahkan Sang Maha Matahari Bersinar di dalam hati namun sejuk sekali. Kesucian Nya Yang Maha Suci dalam tasbih-tasbih, bahkan dalam desahan dan keluhan.

Kehidupan ini bagi Pengingat, adalah Nan Diingat
Keberadaan ini bagi Pecinta, adalah Nan Dicinta
Pengingat -lah nan Diingat, dan nan dingingat -lah pengingat
Sebagaimana Layla tampak bagi Majnun, walau di mata domba, dan Majnun tampak bagi Layla walau dibalik domba

Bahwasanya orang yang senantiasa tenggelam dalam ingatan kepadaNya adalah diriNya sendiri, sebagaimana menurut Ibn ‘Arabi (q.s.) tentang makna man ‘arafa nafsahu faqod ‘arafa robbahu, barangsiapa mengenal bahwa dirinya adalah ketiadaan, dan tiada selain Dia, maka Ia telah mengenal TuhanNya, yakni Yang Maha Ada.

Dituliskan oleh kekasih orang-orang beriman di akhir zaman, Imam Ruhullah Al-Musawi Khomeini dalam al-aadab al-ma’nawiyyah li ash-sholah, Allah Ta’aala berfirman kepada Nabi Musa ‘alaihissalam (dalam al-Kafiy); Wahai Musa, jangan tinggalkan dzikir (kepada)-Ku dalam setiap perkara. Beliau juga mengutipkan sebuah hadits mulia dari Ash-Shodiq (‘alaihis-salaamu); Allah Ta’alaa berfirman ; Wahai Bani Adam, ingatlah Aku dalam dirimu, (niscaya) aku akan ingat dirimu di dalam diri-Ku. Juga dalam Al-Kaafiy yang mulia, Beliau ( Ash-Shadiq ‘alaihis-salaamu) bersabda; Adz-dzaakiru (Orang yang berdzikir) kepada Allah ‘Azza wa Jalla di tengah-tengah orang yang lupa bagaikan orang yang mati dari orang-orang yang berperang ( al-muhaaribiina al-ghoziina).

Yakni, pedzikir kepadaNya di kalangan orang-orang yang lalai, adalah orang yang telah mati sebelum mati, telah terbuka hijab baginya bahwa dirinya tiada, dan Yang Ada hanyalah Dia Semata. Man ‘arafa nafsahu, yakni barang siapa mengenal dirinya, bahwa dirinya adalah ketiadaan, dan Yang Ada hanyalah Dia, faqod ‘arafa robbahu, maka Dia Mengenal Tuhannya, dan mengenangNya setiap saat.

Mengenang KaruniaNya, KeIndahanNya, Samudera AmpunanNya, Bahari KenikmatanNya, Mentari RahmatNya, Kelembutan WujudNya dan IndahNya yang mengaliri seluruh alam dini dengan merah delima dan merah mutiara mata-mata perindu padaNya yang memerah, pula desah-desah rintihan persatuan padaNya yang melarik ke langit, serta gelinjang-gelinjang hati-hati pecintaNya yang bak ikan mas berenang-renang di samudera luas keberadaanNya.

Sungguh Ia adalah bukti atas diriNya sendiri
sebagaimana tiada bukti atas Wujud kecuali Wujud
Sungguh Ia adalah bukti atas benarNya sendiri
maka tiada Kebenaran, kecuali Ia menjadi penglihatanmu sendiri

orang buta menyangka ia melihat dengan matanya
orang ‘alim menyangka ia melihat dengan ilmunya
orang kasyaf menyangka ia melihat dengan bashirohnya
si faqir telah arif, Ia melihat dengan diriNya

aku-lah bukti akan dia
dan dia-lah bukti aku
karena aku dan dia tak perlu menyatu, kerna tak pernah mendua
kerna dia dan aku tak perlu bersatu, aku -lah dia -lah aku

oh, pemilik hati, kenali dengan cinta
oh, pemilik mantik, kenali dengan burhan
bahwa Dia Cantik, Cantik Sendiri
bahwa Dia Terang, Dengan Sendiri

wa allohu a’lam bi ash-showwab

This entry was posted in Mengenal Tuhan. Bookmark the permalink.

21 Responses to Cantiknya Wujud : Keindahan Nan Maha Indah (1)

  1. Angger says:

    ingatlah untuk ingat. ingat apa? siapa? mengapa?

  2. Puada says:

    Tulisan Maha Mulia, Maha Kaya, Maha Bijaksana
    wahai dewanya para dewa
    lindungilah kami
    Bismillah bimuhammadin waalihi Athhar
    Segala puji hanya bagiMu diawal dan di akhir, duhai yang mendengar rintihan
    duhai yang mendengar harapan
    Wallahu walam Muhammadin wa Alihi Athhaar

  3. wawan says:

    Puji-puji manusia hanya pantas buatmu Ya Allah ….

  4. Haldi says:

    Hanya orang2 kaya yang bisa merasakan kelezatan anggur
    Hanya orang berada yang bisa merasakan kelezatan permadani

    Apa sebenarnya kelezatan iman dan ma’rifat itu di sisi Allah Yang Maha Adil?

    Dan untaian kalimat-Nya Yang Maha Tinggi, apakah hanya Rasulullah yang bisa merasakan kelezatannya?

    “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. Al-Hujurat: 13)

    Ya Allah ya Tuhanku, izinkanlah aku untuk bisa merasakan kelezatan firman-Mu..

  5. akaldanhati says:

    wahh… agak berat ya bahasanya?

    cahaya ilahi, bersinar indahI

  6. Muhammad diyakini penganut Islam melakukan perjalanan di tengah malam ke Bait’ullah, Mesjid Al-Aqsa di Yerusalem. Penganut Islam merayakannya dan menyebutnya Mikraj.

    Keyakinan Islam ini bertentangan dengan sejarah dan mengubur kenyataan atau memang penganut Islam sungguh bodoh dan tolol. Muhammad melakukan perjalanannya ketika hidup pada abad VI.

    Kenyataan dan sejarah mengatakan Bait’ullah dihancurkan Titus sebagai akibat Perang Yahudi-Romawi (66-73). Titus mengepung Yerusalem dan menghancurkan Bait’ullah, dan hanya menyisakan tembok penopangnya, termasuk Tembok Barat.

    Di tempat Muhammad tersebut diyakini penganut Islam telah melakukan perjalanan di tengah malam tidak ada Bait’ullah maupun Mesjid Al-Aqsa.
    Islam menyebarkan kebohongan busuknya tentang sejarah Bait’ullah dan Mesjid Al-Aqsa.***

  7. ALAN says:

    hanya satu kata yang bisa saya sampaikan situs baaaaaaaaaaaaaagus sekali

  8. Alhamdulillah…sebuah situs yang adem ayem….numpang makan nasi goreng yyaaa…
    Salam kenal penuh cinta….
    Mampir yaaah kepondokan kaum sufi…untuk bertukar pendapat…
    http://pengembarajiwa.wordpress.com/

  9. Wahai yang tidak aku kenali
    ku panjat gunung yang tinggi
    sangkaku Engkau berada di puncaknya
    namun tidak ku temui Engkau di sana.

    Lalu aku terjun dari puncak gunung
    jika Engkau ada pasti Engkau tidak membiarkan daku.

    Tangan Kudrat Iradat-Mu menyambar ku
    aku terbang dengan sayap Rahmani-Mu
    mengembara ke seluruh alam maya
    namun tidak ku temui Engkau di dalam alam.

    Hatiku mengatakan Engkau ada
    lalu aku keluar daripada alam
    dan aku terjun ke dalam hatiku.

    Di sana aku temui kebodohanku
    bodohnya aku menyangka akulah Aku
    sedangkan Dia jualah Aku
    dan aku tiada beserta Dia.

    Bila aku tiada beserta Dia
    tinggallah Dia sendirian
    rindulah Dia kepada diriku
    lalu Dia terjun ke dalam hatinya
    di sana Dia berjumpa Aku
    Aku menyambutnya dengan tersenyum.

    Aku dan Dia
    Dia dan Aku
    bukan dua dan bukan Satu
    satu masih berbentuk
    masih berjarak titik atas dengan bawah
    sedangkan Aku dan Dia
    tiada antara
    bukan juga titik yang halus
    titik yang halus masih menempati ruang
    sedangkan Aku dan Dia
    tiada rupa tiada bentuk tiada ruang tiada zaman.

    Aku adalah Dia
    Dia adalah Aku
    tiada beda antara Aku dan Dia
    bila aku coba mengenali Dia
    aku tidak kenal lagi diriku
    aku tidak kenal lagi diri Dia
    bila dia coba mengenali diriku
    dia tidak kenal lagi dirinya
    dia tidak kenal lagi diriku.

    Tiada lagi kenyataan
    tiada juga keghaiban.

    Pengenalan sebenar adalah tidak kenal
    pengetahuan sebenar adalah tidak tahu.

    Aku adalah rahsia Dia
    Dia adalah rahsia Aku
    usah diganggu rahsia ini.

  10. RIDHO says:

    indah banget tulisannya mas…
    celakalah manusia apabila dia tidak mengenal dirinya karana dengan mengenal dirinya dia mengenal Tuhannya ALLAH SWT

  11. cah edan says:

    wah indah banget puji-pujianmu

  12. Salam berkah penuh jamal dan cinNya numpoang kopi
    Wassalam

    Yang berkelana disamudera batu Allah

  13. huda says:

    boleh kita membaca hal semacam ini, asalkan bisa memberi semangat pada hidup di dunia.
    bukannya malah bermalas-malasan.
    teruslah berjuang menuju kearifan dan kebajikan.
    terapkanlah dalam keseharian didalam kita hidup.
    selamat berjuang.

  14. ochim says:

    terima kasih atas cinta yang ada dalam dada, yang slalu berbunga…….

  15. Cherry says:

    JJr aku menyukai smua tulisan2 diatas . .

  16. dewarie says:

    tuhan hanya crita bohong kawan,, sadari itu!!!

  17. Membaca tulisan ini menimbulkan kesejukan, trims

  18. tidak diragukan lagi hanya Allah SWT yang Maha Indah

  19. I think is one of the such a lot important information and information and information for me. And i’m pleased learning your articles. But want to reviews on some regular aspects, The web design is awesome, the articles is usually awesome : D. Excellent job, regards.

  20. You made some good points there. I did a search on the topic and found most persons will consent with your site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>